Today I'll have guests from other countries. They are Mr. Dillon from USA, Mrs. Rika from japan, and Mr. Sheikh from Dubai. they're going to come to my house and I will give them Indonesian food.
(knocked the door)
Me: Hi guys! Glad to see you to come to Indonesia!
Mrs. Rika: we glad to see you too. your country is so hot!Huufftt..
Me: This's a tropic country indeed. please take a seat! I'll make fresh drinks for you all and make it as your home. I'll be back!
(ten minutes later)
Mr. Dillon: What's this?
Me: Oh...this's es timun. It's so fresh drink! Try it guys!
Mr. Sheikh: Hmmmm.....it's so fresh and has good taste. fits to drink in hot weather.
Mrs. Rika: is it Indonesian drink?
Me: Yes, it's from Aceh province and also try this snack. There're cucur cake, lemper, pastel, risol, and bika ambon.
Mr. Dillon: I never it before. but I like lemper, pastel, and risol.
Mr. Sheikh : you're so lucky live in a country has rich culinary.
Mrs. Rika: and has more than Japanese food.
Mr. Sheikh: have you sate padang for our dinner? hahhaha....
Me: hahaha...sure I have. Not only sate padang but, I also have gado-gado, rendang, ayam kalasan, and nasi uduk.
Mrs. Rika: I know gado-gado! it's so delicious and I considered it as vegetable salad ala Indonesian haha...
Mr. Dillon: well, we're talking about foods so much and it makes me hungry. Let's we have dinner now!hhahahha......
Me: alright! follow me to dining room.
Senin, 01 Juli 2013
Rabu, 08 Mei 2013
Terminologi pariwisata
1. Pariwisata
Pariwisata
berasal dari dua kata, yakni Pari dan Wisata. Pari dapat
diartikan sebagai banyak, berkali-kali, berputar-putar atau lengkap. Sedangkan wisata
dapat diartikan sebagai perjalanan atau bepergian yang dalam hal ini sinonim
dengan kata ”travel” dalam bahasa Inggris. Atas dasar itu, maka kata
”Pariwisata” dapat diartikan sebagai perjalanan yang dilakukan berkali-kali
atau berputar-putar dari suatu tempat ke tempat yang lain, yang dalam bahasa
Inggris disebut dengan ”Tour”. (Yoeti, 1991:103).
Sedangkan
menurut RG. Soekadijo (1997:8), Pariwisata ialah segala kegiatan dalam
masyarakat yang berhubungan dengan wisatawan.
2.
Agrowisata
“Agricultural tourism,
or agri-tourism, is one alternative for improving the incomes and potential
economic viability of small farms and rural communities” (www.sfc.ucdavis.edu)
Sementara definisi lain mengatakan,
agritourism adalah sebuah alternatif untuk meningkatkan pendapatan dan
kelangsungan hidup, menggali potensi ekonomi petani kecil dan masyarakat
pedesaan
3. Ekowisata
Ekowisata yang dimaksud dalam kriteria ini adalah ecological tourism,
yaitu suatu model pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab di daerah yang
masih alami atau daerah-daerah yang dikelola secara kaidah alam untuk menikmati
dan menghargai alam (da segala bentuk budaya yang menyertainya) yang mendukung
konservasi, melibatkan unsur pendidikan dan pemahaman, memiliki dampak yang
rendah dan keterlibatan aktif sosio ekonomi masyarakat setempat
4. wisata alam
wisata alam adalah perwujudan ciptaan manusia,
tata hidup seni-budaya serta sejarah bangsa dan tempat atau keadaan alam yang
mempunyai daya tarik untuk dikunjungi
5.
Aksesibilitas adalah
derajat kemudahan dicapai oleh orang, terhadap suatu objek, pelayanan ataupun lingkungan. Aksesibilitas juga difokuskan pada kemudahan bagi penderita cacat untuk menggunakan fasilitas seperti pengguna kursi roda harus bisa berjalan dengan mudah di trotoar ataupun naik keatas angkutan umum.
6.
Cagar alam adalah suatu kawasan suaka alam karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung
secara alami.
7. Objek Wisata
Objek wisata adalah sebuah tempat rekreasi/tempat berwisata.
Biasanya obyek wisata merupakan gunung, danau, sungai, pantai, laut, dll. Obyek
wisata biasanya di tempat yang sejuk atau tempat yang bisa menikmati keindahan
alam
8. Hospitaliti
Hospitaliti adalah hubungan antara tamu dan tuan
rumah, atau tindakan atau praktek yang ramah. Secara
khusus, ini termasuk penerimaan dan hiburan para
tamu, pengunjung, atau orang
asing, resort, klub keanggotaan, konvensi, atraksi, acara khusus, dan
layanan lainnya
untuk wisatawan dan turis.
9. Industri Pariwisata
Ada beberapa pengertian tentang industri pariwisata, antara
lainnya sebagai kumpulan dari macam-macam perusahaan yang secara bersama
menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa (goods and service) yang dibutuhkan
para wisatawan pada khususnya dan traveler pada umumnya,selama dalam perjalanannya
10. Tradisi (Bahasa
Latin: traditio, "diteruskan")
atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu
yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok
masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun
(sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.
11. Sektor
pariwisata
Sektor
pariwisata, seperti direnungkan dalam TSA, adalah sekelompok unit produksi
dalam industri yang berbeda yang menyediakan barang-barang konsumsi dan layanan
yang dituntut oleh pengunjung. Industri seperti disebut industri pariwisata
karena pengunjung akuisisi mewakili seperti bagian signifikan dari pasokan
mereka bahwa, dalam ketiadaan pengunjung, produksi mereka ini akan lenyap dalam
jumlah berarti.
12. Wisata
(atau semalam pengunjung)
Pengunjung
(domestik, inbound atau outbound) diklasifikasikan sebagai turis (atau semalam
pengunjung), jika perjalanan / termasuk menginap semalam.
13. Travel
/ Wisata
Perjalanan
mengacu pada aktivitas wisatawan. Seorang musafir adalah seseorang yang
bergerak antara lokasi geografis yang berbeda, untuk tujuan apapun dan durasi
apapun. Pengunjung adalah jenis tertentu musafir dan akibatnya pariwisata
subset dari perjalanan.
14. Perjalanan
Partai
Pesta
perjalanan didefinisikan sebagai pengunjung yang bepergian bersama-sama pada
sebuah perjalanan dan pengeluaran yang akan digabung.
15. Perjalanan
Perjalanan
merujuk kepada perjalanan oleh orang dari waktu keberangkatan dari nya / tempat
tinggal biasa sampai ia kembali: Jadi mengacu pada round trip. Perjalanan yang
diambil oleh pengunjung yang perjalanan wisata.
16. Biasa
lingkungan
Lingkungan
biasa individu, konsep kunci di pariwisata, didefinisikan sebagai wilayah
geografis (meskipun tidak selalu satu bersebelahan) di mana seorang individu
melakukan rutinitas biasa hidup mereka.
17. Rumah
liburan
Rumah
liburan (kadang-kadang juga ditunjuk sebagai hari libur) adalah sebuah hunian
sekunder yang dikunjungi oleh anggota-anggota keluarga sebagian besar untuk
keperluan rekreasi, liburan atau bentuk lain dari liburan.
18. Kunjungi
Perjalanan terdiri dari
kunjungan ke tempat-tempat yang berbeda. Istilah kunjungan wisata merujuk untuk
tinggal di tempat yang dikunjungi selama wisata perjalanan.
19. Pengunjung
Pengunjung adalah seorang musafir yang
melakukan perjalanan ke tujuan utama di luar lingkungan / biasa, selama kurang
dari satu tahun, untuk tujuan utama (Bisnis, liburan atau tujuan lain pribadi)
selain dari untuk digunakan oleh entitas yang tinggal di negara atau tempat dikunjungi.
Pengunjung (domestik, inbound atau outbound) diklasifikasikan sebagai turis
(atau semalam pengunjung), jika perjalanan / termasuk menginap semalam, atau
sebagai pengunjung hari yang sama (atau biara) jika tidak
20. Adult
Adult;
kategori dewasa dalam tiket, tidak akan mendapat diskon pada saat pembelian
tiket.
21. Airport Service Charge / Passenger Service Charge
Airport
Service Charge / Passenger Service Charge; Biaya yang dibebankan oleh pengelola
bandara kepada penumpang pesawat udara yang menggunakan pelayanan bandar udara
yang bersangkutan karena ikut memanfaatkan jasa-jasa pelayanan dan penggunaan
fasilitas terminal bandar udara tersebut.
22. Auxiliary Service Operator
Auxiliary
Service Operator; Penyelenggara atau penyedia pelayanan meliputi akomodasi hotel,
tour, car rental, air taxi, maupun surface transportation yang berkaitan dengan
perjalanan penumpang.
23. Baggage Allounce
Baggage
Allounce; Kapasitas bagasi/barang yang boleh dibawa oleh penumpang untuk
keperluan atau kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan.
24. Baggage Claim Area
Baggage
Claim Area; tempat/area pengambilan bagasi di airport.
25. Baggage Tag
Baggage
Tag; Tanda pengenal dari bagasi atau nomor bagasi.
Boarding Pass
Boarding
Pass; alat/syarat yang memungkinkan Anda untuk menaiki pesawat terbang.
Boarding Airline / Boarding Member
Boarding
Airline; Penerbangan atau airline yang mengangkut penumpang dari suatu kota
keberangkatan atau boarding point.
Boarding Point
Boarding
Point; kota atau airport tempat penumpang dijadwalkan berangkat memakai suatu
penerbangan tertentu.
Booking / Reservation
Booking
/ Reservation; pemesanan tempat atau akomodasi yang dibuat atau dimiliki
penumpang.
Cancellation Fee
Cancellation
Fee; Pembayaran atas pembatalan.
Carrying Member / Carrying Airline
Carrying
Member / Carrying Airline; Setiap airline yang ikut aktif mengangkut dalam
suatu perjalanan penumpang.
Charter Airline
Charter
Airline; Bisnis menyewa seluruh pesawat (yaitu, penyewaan) sebagai lawan kursi
pesawat individu (yaitu,
pembelian
tiket melalui maskapai tradisional).
Check-in
Check-in;
tindakan yang dilakukan oleh tamu atau penumpang untuk melaporkan diri kepada
pihak hotel maupun airline.
Children
Children;
Children (2tahun - 12tahun), kategori anak-anak yang akan dikenakan diskon pada
saat pengissuedtan tiket. Akan tetapi, penerbangan lokal Indonesia hanyalah
Garuda Indonesia yang memberikan diskon pada anak-anak.
Continue Itinerary
Continue
Itinerary; Segmen lanjutan (tidak termasuk Gap) yang dimiliki penumpang dalam
suatu perjalanan.
Computer Reservation System (CRS)
Computer
Reservation System (CRS); Sistim komputer yang memuat informasi tentang jadwal
penerbangan, ketersediaan tempat (seat), harga (fare) dan pelayanan (service)
lainnya yang terkait dengan perjalanan penumpang. Sistim ini juga dapat untuk
melakukan transaksi reservasi dan proses pengeluaran tiket.
Connecting Flight
Connecting
Flight; pemberhentian pesawat terbang di suatu tempat tertentu, kemungkinan
untuk pergantian pesawat, biasanya terjadi pada penerbangan internasional.
Destination
Destination;
tempat tujuan penerbangan, tempat yang merupakan tujuan akhir dari suatu
perjalanan.
Deplanning point
Deplaining
point; Kota atau airport tempat penumpang dijadwalkan mengakhiri perjalanannya
dalam suatu penerbangan tertentu.
Direct Flight
Direct
Flight; Penerbangan langsung dari origin point menuju destination tanpa ada
transit.
Duplicate Reservation
Duplicate
Reservation; Dua pembukuan atau lebih yang dibuat oleh seseorang atau beberapa
penumpang yang sama, sedangkan penumpang tersebut hanya dapat menggunakan salah
satu dari reservasi tersebut.
Endorsement
Endorsement;
Otorisasi dari perusahaan penerbangan kepada pejabatnya untuk memindahkan hak
pemakaian dari ticket atau flight coupon kepada perusahaan penerbangan yang
lain.
Estimate Time Arrival (ETA)
Estimate
Time Arrival (ETA); Ketika sebuah kapal, kendaraan, pesawat, kargo, layanan
darurat atau komputer diharapkan tiba di tempat tertentu. ETA Biasanya berarti
- perkiraan waktu / diharapkan dari kedatangan / untuk mencapai / tersisa.
Estimate Time Departure (ETD)
Estimate
Time Departure (ETD); Data dan waktu di mana perjalanan udara atau kapal
diperkirakan akan berangkat dari sebuah kota melalui bandara atau pelabuhan.
Exchange Voucher
Exchange
Voucher; Voucher yang di keluarkan oleh BPW yang ada di dalam negeri sebagai
pengganti voucher yang di bawa wisatawan dari negaranya.
Fare
Fare;
harga yang dikenakan pada penumpang ketika membeli tiket. Fare terdiri dari
Fare basic, Fuel Surcharge, Tax, dan Iuran Wajib Jasa Raharja.
Flight Coupon
Flight
Coupon; kupon yang harus diisi sesuai dengan data reservasi penerbangan.
Flight Number
Flight
Number; nomor penerbangan suatu airline.
sumber: wikipedia dan tourismworld.com
Bandung City
Kota
Bandung adalah ibukota dari provinsi Jawa barat dan merupakan kota Metropolitan
terbesar di Jawabarat kota Bandung dijuluki sebagai kota kembang karena pada
jaman dahulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyak pohon dan
bunga-bungaan yang tumbuh disana. Karena keindahannya itulah Bandung disebut
juga Paris Van Java.
Kata
“Bandung “ berasal dari kata bending atau bendungan karena terbendungnya sungai
Citarum oleh Lava gunung Tangkuban
perahu yang membentuk telaga.
Kota
Bandung merupakan kota terpadat di Jawa barat yang didominasi oleh Etnis Sunda.
A.
Fasiltas
di kota Bandung
a.
Pendidikan
Di kota bandung terdapat beberapa Universitas Negri seperti:
Institut
Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pajajaran (UNPAD), Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI) dan lain-lain juga banyak terdapat SD,SMP,SMA dan perguruan
tinggi baik swasta maupun negri
b.Transportasi
Angkot, bus kota, dan taksi terdapat di kota ini, terminal di
kota ini adalah terminal Leuwipanjang untuk rute barat dan terminal Cicaheum
untuk rute timur. Di kota Bandung juga terdapat pelabuhan udara yng bernama
Bandar udara Husein Sastra Negara. Stasiun Bandung stasiun kereta api yang
melayani dari kota Jakarta ke Semarang, Yogyakarta dan Surabaya hanya untuk
kelas bisnis dan eksekutif sedangkan stasiun Kiaracondong melayani rute yang
sama kecuali Jakarta untuk kelas ekonomi.
c.Penginapan
Di kota Bandung banyak sekali penginapan mulai dari yang murah
hingga mahal.
B.
Objek
Wisata di kota Bandung:
Saat ini gedung yang dibangun pada tahun 1920 berfungsi sabagai kantor
Pemerintahan.
2.
Gedung Merdeka dam Museum KAA
Museum KAA didirikan pada tanggal 24 April 1980 di Jln Asia-Afrika dan
memiliki hubungan yang sangat erat dengan gedung Merdeka. Gedung Merdeka
berfungsi sebagai tempat siding utama, sedangkan Museum KAA sebagai tempat
memorabilia Konferensi Asia-Afrika.
3.
Observatorium Bosscha.
Tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia dibawah naungan ITB
yang didirikan pada tahun 1923.
4.
Situ Patenggang Ciwidey
Sebuah danau cantik dengan sejuknya udara pegunungan.
5.
Waterboom Ciparay dan Waterboom Siliwangi
Area kolam renang dengan air hangat di dalamnya.
6.
Sungai Cisangkuy
Sungai ini biasanya digunakan untuk olah raga arung jeram karena
arusnya cukup deras.
7.
Wisata bunga Cihideung
Tempat ini menyediakan aneka jenis bunga tanaman hias, bibit
buah-buahan dan Agrowisata.
8. Taman
Kupu-kupu
Wisata Edukatif bagi anak-anak/keluarga yang ingin mengetahui
Metamorfosis kupu-kupu.
9. Penangkaran Rusa
Sebuah tempat dimana kita dapat melihat sekumpulan rusa-rusa jinak.
10. Kebun binatang Bandung
Salah satu Objek wisata alam
flora dan fauna yang didirikan pada tahun 1930 oleh Bandung
Zoological Park.
11. Pasar
Seni Taman sari
Tempat berkarya bagi para seniman karena tempat ini menjual
barang-barang kesenian.
12. Kawah Putih
Terletak didaerah Ciwidey tepatnya di gunung
Patuha.Tempat ini sangat popular karena
suasananya yang alami dan eksotik.
13.
Museum Geologi Bandung
Didirikan pada tanggal 16 Mei 1928 dan Museum
ini menyimpan Materi- materiGeologisepertiFosil,
batuan dan lain-lain.
14.
Cibaduyut
Cibaduyut dikenal sebagai deretan took
terpanjang di Asia. Hasil Produknya adalah sepatu dan berada di daerah selatan
Bandung.
15.
Gunung Tangkuban Perahu
16. Pemandian
air panas Ciater
Mata air panas
ini berasal dari kawah aktif gunung Tangkuban Perahu letaknya tidak terlalu
jauh dan masih banyak lagi objek
wisata yang terdapat di kota Bandung.
C.
Wisata
Kuliner di kota Bandung.
1.
Batagor
Makanan ini cukup terkenal karena banyak sekali peminatnya.
2.
Peuyeum
Makanan ini sejenis tape namun berbentuk lebih besar dan pulen.
3.
Cimol
Makanan ini terbuat dari aci
lalu digoreng setelah itu ditaburi bumbu bubuk sesuai selera.
4.
Karedok
Makanan ini terbuat dari bahan sayur-sayuran mentah lalu ditambah
dengan saus kacang.
5.
Mie kocok Bandung
Mie kuning dan tauge yang diberi kuah kaldu kaki sapi dan diberi
potongan kikil kecil
6.
Perkedel Bondon
Perkedal kentang yang digoreng diatas tungku api menggunakan
kayu/arang.
7.
Surabi Bandung
Terbuat dari tepung beras dan berbentuk seperti Pancake.
8.
Combro
Terbuat dari parutan singkong lalu diisi dengan oncom lalu digoreng
9.
Misro
Hampir sama dengan combro hanya saja isi diganti gula merah.
10.
Cendol
Minuman yang terbuat dari tepung beras disajikan dengan es parut serta
gula merah cair dan santan.
D.
Kesenian
kota Bandung
1.
Kendang
Dalam bahasa Indonesia gendang. Cara memainkan alat music ini dengan
cara dipukul
3.
Gong
4.
Bonang
Alat music pukul yang ditempatnya secara Horizontal
5.
Angklung
6.
Suling
7.
Casung
Bentuknya
seperti angklung tetapi cara memainkannya dengan memukul batang.
8.
Kacapi
Cara memainkan alat ini dengan cara dipetik.
9.
Tari Topeng
Tari topeng Cirebon adalah salah satu tarian di tatar Parahyangan. Tari Topeng Cirebon, kesenian ini merupakan
kesenian asli daerah Cirebon,
termasuk Indramayu, Jatibarang, Losari, dan Brebes. Disebut tari topeng, karena penarinya
menggunakan topeng di saat menari.
10.
Tari Jaipong
Tari ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira, sekitar tahun 1960-an,
dengan tujuan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang
digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara, khususnya Jawa Barat.
11.
Wayang Golek
Wayang Golek adalah suatu seni pertunjukan wayang yang terbuat dari boneka kayu, yang terutama
sangat populer di wilayah Tanah Pasundan.
12.
Karawitan
Karawitan adalah seni
suara daerah baik vokal atau instrumental
yang mempunyai klarifikasi dan perkembangan dari daerahnya itu sendiri.
Karawitan di bagi 3, yaitu :
- Karawitan Sekar,
- Karawitan Gending,
- Karawitan Sekar Gending.
Sebelum merambah pada penjelasan
pembagian tiga jenis karawitan ini, perlu diketahui bahwa deskripsi karawitan
berikut ini lebih difokuskan pada Karawitan Sunda.
Karawitan
Sekar
Karawitan Sekar merupakan salah satu
bentuk kesenian yang dalam penyajiannya lebih mengutamakan terhadap unsur vokal
atau suara manusia. Karawitan sekar sangat mementingkan unsur vokal. hegar
ganteng
Karawitan
Gending
Karawitan Gending merupakan salah
satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya lebih mengutamakan unsur
instrumental atau alat musik. KARAWITAN VOKAL/SEKARAN
Pengertian
Yang dimksud dengan karawitan vokal
atau lebih dikenal dalam karawitan Sunda dengan istilah Sekar ialah seni suara
yang dalam substansi dasarnya mempergunakan suara manusia. Tentu saja dalam
penampilannya akan berbeda dengan bicara biasa yang juga mempergunakan suara
manusia. Sekar merupakan pengolahan yang khusus untuk menimbulkan rasa seni
yang sangat erat berhubungan langsung dengan indra pendengaran. Dia sangat erat
bersentuhan dengan nada, bunyi atau alat-alat pendukung lainnya yang selalu
akrab bertdampingan
Pada kehidupan orang Sunda pada masa
lalau sejak mereka lahir secara tidak langsung telah didekatkan dengan alunan
sekar. Sejak mereka lahir sang ibu menimang, meninabobokan dengan menggunakan
sekar. Dalam mengajak bermain, dalam tahap-tahap mulai belajar bicara, belajar
berjalan, sekar sangat sering didengarkan oleh orang tua atau pengasuhnya.
Itulah sebabnya lagu-lagu dalam meninabobokan atau ngayun ngambing anak selalu
populer dari masa ke masa, dalam arti kelestariannya terlihat karena selalu
dilakukan dari generasi ke generasi.
Seperti telah diterangkan di atas,
sekar mempunyai kedudukan yang tersendiri dalam kehidupan karawitan, walaupun
pada dasarnya sekar berbeda dengan bicara biasa, sekar sangat dekat bahkan
terkadang sangat dominant dengan lagam bicara atau dialek. Dialek Cianjur,
Garut, Ciamis, Majalengka dalam mengungkapkan percakapan seringkali seolah-olah
bermelodi seperti bernyanyi. Oleh karena kesan dialek yang sangat erat itulah kiranya
banyak orang luar daerah Sunda yang secara tidak langsung menyebutkan bahwa
cara bicara orang Sunda seperti bernyanyi. Memang erat dengan penggunaan
kata-kata di dalamnya tetapi kata-kata dalam sekar telah diolah sedemikian rupa
sehingga berbentuklah penampilan secara utuh menjadi sebuah komposisi lagu.
Dengan demikian, jelaslah bahwa kata dalam kedudukan sekar merupakan salah satu
alat pengungkap masalah atau tema yang diketengahkan. Kata yang sama dapat
diungkapkan dalam berbagai lagu/melodi, menurut kehendak rasa seni si pencipta
itu sendiri. Akan tetapi tanpa disadari bahwa terkadang dalam kehidupan sekar
tidak selalu dipergunakan kata secara utuh, sering terdengar suara bunyi
dijadikan lagu. Hal ini sering terjadi dalam lagu-lagu tertentu, misalnya hanya
mempergunakan bunyi a saja atau nang neng nong atau hm dan lain-lain.
Penggunaan kata yang tidak jelas sering didapati apabila bersenandung atau
ngahariring/hariring.
Dari kesimpulan itu, dapatlah
ditarik beberapa hal yang sangat erat bertalian dengan sekar, yaitu: Lagam
bicara dialek adalah khas daerah tertentu dalam berbicara sehari-hari yang dari
ungkapannya dapat kita tarik satu garis melodi yang sangat erat bertalian
dengan nada. Contoh dapat ditemukan dalam kata Punten, Masya Allah di daerah Cianjur.
Khusus untuk lagam bicara ini dalam gending karesmen, sering ditemukan teknik
bernyanyi dan lagu yang dipergunakan dalam dialog yang secara utuh
mempergunakan lagam bicara. Hanya dalam pengungkapannya dilakukan lagam bicara.
Jadi, dia berbicara dalam nada. Sifatnya kebanyakan datar atau melengking
tinggi. Lagu yang demikian dikenal dengan sebutan sekar biantara (nyanyian
bicara). Dalam pergelaran wayang golek sangat terasa sekali dalam
memerankan/antawacana tokoh-tokoh tertentu yang selalu mempergunakan lagu
bicara, sangat terasa pula dalam nyandra.
Sumber: wikipedia
Langganan:
Postingan (Atom)