Nama: Afifa Pusvita Sari
NPM: 10612306
Kelas: 4SA03
*Ubah kalimat "direct speech" dari kalimat sebelumnya menjadi kalimat "indirect speech".
Answer:
Direct speech:
“The
current scientific evidence shows that when people have occupations in
which they are on their feet for more than two hours a day, there seems
to be a reduction in the risk of developing key chronic diseases,” said
John Buckley, a professor of applied exercise science at the University
of Chester in England and lead author of the published guidelines.
Indirect speech:
John
Buckley, a professor of applied exercise science at the University of
Chester in England and lead author of the published guidelines said that
the current scientific evidence shows that when people have occupations
in which they are on their feet for more than two hours a day, there
seems to be a reduction in the risk of developing key chronic diseases.
Source: http://www.wsj.com/articles/the-price-we-pay-for-sitting-too-much-1443462015 (Wall Street Journal)
Selasa, 29 Desember 2015
Tugas 3 Bahasa Inggris Berbantuan Komputer
Nama: Afifa Pusvita Sari
Kelas: 4SA03
NPM: 10612306
Type A
3. Water
boil at 212 degrees F, and freezes at 32
degrees F.
A B C D
Incorrect: D. freezes
Correct: D. freeze
Type B
10.Our friends
might stopped to see us on
their way to California.
A B C D
Incorrect:
A. stopped
Correct:
A. stop
Type
C
6. The sooner you leave, the earliest you will arrive at your destination.
A B
C D
Incorrect: A. The sooner
Correct: A. The soonest
Rabu, 01 Juli 2015
Minggu, 31 Mei 2015
Seleksi dan Saluran Media
Pesan-pesan bisnis harus sesuai
dengan situasi yang ada. Ide-ide dapat disampaikan melalui dua saluran yaitu
saluran lisan dan tulisan. Pilihan mendasar berbicara dan menulis
tergantung pada tujuan dan maksud pesan audience dan karakteristik dari dua
saluran komunikasi tersebut.
A. Komunikasi Lisan Salah satu
kebaikan dari komunikasi lisan adalah kemampuanya memberikan umpan balik dengan
segera. Saluran digunakan bila pesan yang disampaihakan sederhana, tidak
diperlukan catatan permanent dan audience dapat dibuat lebih nyaman. Kelebihan
yang lain yaitu sifatnya yang ekonomis. Saluran lisan dapat digunakan apabila :
- Diperlukan umpan balik secara langsund dari
penerima
- Pesan relative
sederhana dan mudah dimengerti
- Tidak memerlukan
catatap permanen
- Penerima dapat
dikumpulkan dengan mudah dan ekonomis
- Ingin mendorong
interaksi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan Komunikasi lisan
mencakup antara lain percakapan antara dua orang yang tidak terencan,
pembicaran lewat telepon, wawancaram pertemuan kelompok kecil, seminar,
workshop, program pelatihan, pidato formal dan prentasi penting lainnya.
B. Komunikasi Tertulis Pesan-pesan
tertulis dapat disampaikan melalui berbagai macam bentuk seperti surat,
memo, dan laporan. Salah satu kebaikan dari komunikasi tertulis yaitu penulis
mempunyai kesempatan untuk merencanakan dan mengendalikan pesan-pesan mereka.
Saluran komunikasi tertulis tepat digunakan bila :
- Tidak diperlukan
umpan balik secara langsung dari penerima - Pesan terinci dan kpmpleks
- Memerlukan perencanaan yang seksama
- Memerlukan catatan
permanen
- Penerima dalam
jumlah banyak
- Penerima sulit dijangkau
karena tersebar secara geografisingin meminimalkan peluang distorsi Kelebihan
dari saluran komunikasi tertulis adalah adanya kesempatan bagi para
komunikator untuk merencanakan dan mengendalikan pesan. Kekurangannya adalah
umpan balik secara langsung yang tidak bisa diperoleh dalam waktu cepat.
Sumber: www.academia.edu
Penentuan Ide Pokok dalam Perencanaan Pesan-Pesan Bisnis
Topik dan ide pokok merupakan dua
htal yang berbeda. Topik adalah subjek pesan yang luas. Sedangkan ide adalah
pokok adalah pernyataan tentang suatu topik, yang menjelaskan isi dan
tujuan dari topik tersebut sehingga dapat diterima oleh audience.
Sebelum menentukan ide pokok
terlebih dahulu yang harus diidentisikasi adalah :
1. Teknik Brainstorming.
a) Storyteller’s tour
Hidupkan tape recorder dan
telaah pesan-pesan yang disampaikan. Fokuskan pada alasan berkomunikasi, poin
utama, rasionalitas dan implikasi bagi sipenerima.
b) Random list Tulis segala
sesuatu yang ada dalam pikiran diatas kertas kosong. Selanjutnya pelajari
hubungan antara ide-ide tersebut.
c) CFR (Conclusions, findings, recommendations)
Worksheet. Jika subjek yang dibahas mencekup pemecahan masalah, gunakanlah
suatu worksheet yang akan membantu menjelaskan hubungan antara temuan
(findings), kesimpulan (conclusions) dan rekomendasi (recommendation) yang akan
di berikan. d) Journalistic Approach Pendekatan jurnalistik memberika poin yang
baik sebagai langkah awal menentukan ide pokok.
e) Question And Answer Chain Barangkali
pendekatan yang terbaik adalah melihat dari sisi perspektif audience.
f) Pembatasan cakupan Penyajian
rutin kepada audience yang telah Anda kenal hendaknya menggunakan kata-kata
yang singkat. Cara ini dapat membangkitkan rasa hormat audience kepada
komunikator, sedangkan penyampaian pesan yang kompleks dan controversial akan
memakan waktu yang lebih lam, terutama jika audience yang hadir terdiri
atas orang-orang yang spektial, atau orang-orang yang tidak dikenal sebulumnya.
Sumber: www.academia.edu
Analisis Audience dalam Perencanaan Pesan-Pesan Bisnis
1) Cara mengembangkan profil
audience
a. Berapa jumlah dan bagaimana komposisi
audience? Audience dalam jumlah besar tentu saja akan menunjukan prilaku yang
berbeda dengan audience yang berjumlah sedikit sehingga untuk mengadapi
diperlukan teknik komunikasi yang berbeda pula. Bentuk dan format
penulisan materi yang akan disampaikan juga ditentukan oleh jumlah
audience.
b. Siapa audience Bila audience
yang dituju lebih dari satu orang komunikator perlu mengidentifikasi siapa
diantara mereka yang memegang posisi kunci/posisi yang penting, seperti mereka
yang memiliki status organisasional tinggi.
c. Reaksi audience Setelah
mengetahui siapa yang menjadi audience, perlu diketahui komposisi audience
adalah orang-orang yang tidak suka berdebat atau kurang kritis.
d. Bagaimana tingkat pemahaman
audience? Ketika menyampaikan pesan-pesan, latar belakang audience seperti
tingkat pendidikan, usia, dan pengalaman juga perlu diperhatikan. Jika
komunikator dan audience memiliki latar belakang yang jauh berbeda, perlu
diputuskan terlebih dahulu seberapa jauh audience tersebut dididik.
e. Bagaimana hubungan komunikator dengan
audience? Jika komunikator adalah orang yang belum dikenal oleh audience,
audience harus dapat diyakinkan sebelum presentasi disampaikan. Komunikator
dengan penampilan yang meyakinkan akan membuat audience termotivasi untuk
mendengarkan dan menyimak pembicaraannya, sehingga pesan dapat tersampaikan
dengan baik.
2) Cara memuaskan kebutuhan
informasi audience. Salah satu kunci dari komunikasi yang efektif adalah
mengetahui kebutuhan informasi audience dan selajuntnya berusaha memenuhi
kebutuhan tersebut. Ada lima tahap yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
audience yaitu :
a. Temukan/cari yang diinginkan
oleh audience
b. Antisipasi terhadap pertanyaan
yang tak diungkapkan
c. Berikan semua informasi yang
diperlukan
d. Yakinkan bahwa informasinya
akurat
e. Tekankan ide-ide yang paling
menarik bagi audience.
Sumber: www.academia.edu
3) Cara memuaskan kebutuhan
motivasional audience Beberapa jenis pesan bertujuan memotivasi audience untuk
mau mengubah prilaku mereka. Tetapi, pemberian motivasi ini seringkali
mengalami hambatan/ kendala. Hal ini disebabkan oleh adanya kecenderungan dari
audience untuk tidak mau mengubah sesuatu yang ada dengan hal yang lebih baru.
Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut perlu melakukan pendekatan dengan
memberikan argumentasi yang bersifat rasional dan pendekatan emosi audience.
Pengertian Perencanaan Pesan-Pesan Bisnis
Perencanaan pesan merupakan suatu
langkah strategis bagi pencapaian tujuan organisasi secara menyeluruh dan
merupakan salah satu factor penentu keberhasilan komunikasi. Pesan–pesan bisnis
yang terencana dengan baik akan mempermudah pencapaian tujuan komunikasi.
Dalam ringkasan materi ini, akan dibahas proses komposisi, penentuan tujuan,
analisis audience, penentuan ide pokok dan seleksi saluran dan media komunikasi.
Tujuan dalam perencanaan bisnis harus dievaluasi apakah tujuan realistis, waktu
tepat, dan dapat diterima. Tujuan juga harus diuji apakah sesuai dengan
kemampuan, ketepatan waktu dan orang, dan selaras dengan tujuan organisasi.
Untuk membuat perencanaan bisnis yang baik komunikator perlu melakukan analisis
audiens. Caranya adalah dengan mengembangkan profil audiens dan menganalisa
pemuasan konsumen. Komunikator mengantisipasi rekasi audiens, memperkirakan
jumlah, mengetahui hubungan komunikator dengan audiens apakah kenal atau tidak.
Untuk pemuasan audiens komunikator perlu mengetahui kebutuhan informasi
audiens. Pemuasan juga bisa dilakukan dengan motivasional dengan
pendekatan argumentasi, rasional, dan emosi audiens. Pemuasan emosional
digunakan untuk mengubah perilaku audiens. Akan tetapi ada hambatan yaitu
audiens cederung tidak mau berubah untuk hal baru. Penentuan ide pokok untuk
menemukan cara mencapai tujuan tertentu bisa dilakukan dengan brainstorming.
Brainstorming dilakukan melalui beberapa cara : story teller tour, random list,
CFR (Conclusion Finding Recommendation)Worksheet, question and answer chain,
dan journalist approach. Dalam seleksi saluran perlu dipertimbangkan beberapa
hal yaitu tingkat kepentingan, formalitas, kompleksitas,kerahasian, emosi,
biaya, dan harapan audiens. Saluran lisan memiliki kelebihan cepat mendapat
feedback dan menyampaikan pesan, audiens merasa nyaman, reaksi audiens terbaca,
dan ekonomis. Bentuk saluran lisan adalah percakapan, wawancara, diskusi,
seminar, lokakarya, pelatihan, pidato, dan presentasi. Saluran lisan
informal itu tidak terstruktur tapi ide lancer. Saluran lisan formal terjadi
saat RUPS, presentasi, dan penganugerahan. Alat Bantu yang digunakan adalah
film, video, rekaman, LCD, dan slide. Saluran tulisan memiliki kelebihan yaitu
lebih teratur karena komunikator sempat merencanakan dan mengendalikan isi
pesan. Bentuknya adalah surat, memo, dan proposal.
Sumber: www.academia.edu
Langganan:
Postingan (Atom)